Rabu, 19 Maret 2014

another goodbye



Kenapa susah menulis tentang orang yang sangat kita cintai? Kenapa aku susah menulis ibu, ayah, dan nenekku yang telah renta? Kenapa kalimat yang sangat ingin kukatakan kepada mereka malah tersimpan rapat di hati? 

Hanya menyisakan air mata pada doa-doa.Hingga yang mampu kuinginkan tentang mereka dan orang-orang yang kucintai adalah Tuhan berkenan mewafatkan dalam keadaan husnul khotimah, mereka kembali kepada Allah dalam keadaan Rabb ridha kepada mereka. Apabila itu benar-benar terjadi, maka aku telah rela atas semuanya.


Masih tentang perpisahan.
Aku telah menyaksikan beberapa kali kematian. Tante, paman, nenek, buyut, teman. Beberapa diantaranya aku belum cukup tahu untuk bersedih. Beberapa yang lain aku telah bersedih. Namun sekarang, aku tak tahu apakah aku sanggup menghadapinya lagi. Kehilangan yang aku cintai. Aku pasti akan sedih. Amat sedih hingga aku khawatir kesusahan menanggungnya. Namun, ketika itu benar-benar terjadi, semoga harapan bahwa mereka mendapat pemeliharaan yang lebih baik dari Rabb-nya menjadi tumpuanku. Aku hanya bisa berharap Rabb akan demikian kasih kepada mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar